Artikel Kerja Bakti
Artikel Kerja Bakti Membersihkan Jalan Warga
Sejumlah warga melaksanakan kegiatan rutinan kerja bakti setiap bulan sekali. Rutinan ini dilaksanakan tepatnya hari Minggu pagi mulai pukul 08:00 WIB sampai selesai. Namun, apabila akan diselenggarakan suatu acara yang besar, maka warga melaksanakan rutinan pada hari sebelum acara dimulai. Acara yang diselenggarakan seperti khotmil Qur'an, peringatan isra' mi'raj Nabi Muhammad SAW, pengajian dan sebagainya.
Kegiatan rutinan ini diikuti oleh perwakilan tiap keluarga. Setiap satu kepala keluarga diwajibkan mengirimkan satu perwakilannya, namun jika lebih maka semakin baik. Tidak hanya kalangan dewasa, anak-anak dan remaja juga ikut berpatisipasi dalam kegiatan ini. Banyaknya anak-anak yang ikut dalam kerja bakti ini tak lain karena hari libur.
Dalam membersihkan jalan satu RT dengan kerja bakti sangatlah mudah sebab dikerjakan bersama-sama. Pekerjaan berat seperti mencangkul, menyingkirkan semak belukar, mengumpulkan sampah akhir, merapikan tanaman dan pohon ataupun hal lain yang membutuhkan tenaga lebih merupakan tugas bapak-bapak. Kegitan menyapu, mencabut rumput, mengumpulkan sampah plastik dan sebagainya ditugaskan kepada ibu-ibu.
Mengenai urusan konsumsi merupakan tugas dari kelompok PKK RT. Kemudian bagi anak-anak tidak ada tugas khusus yang ditentukan melainkan hanya untuk pengenalan dan bermain. Namun ada pula yang ikut membantu seperti mencabut rumput di samping jalan.
Dengan kerjasama satu RT maka membersihkan jalan tidaklah berat, melainkan sangat cepat dan efektif. Hanya beberapa jam saja kelar sudah kegiatan yang baik ini. Membersihkan jalan yang hanya beberapa kilometer saja sangatlah ringan untuk dikerjakan oleh orang banyak. Maka tak heran kebiasaan ini masih ada hingga kini.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk merawat lingkungan saja namun ada pula manfaat lain. Dengan berkumpulnya warga dapat menambah keakraban antara yang satu dengan yang lain. Menyadarkan betapa pentingnya bersosialisasi antar sesama yang berarti semua orang memiliki hak yang sama meskipun berbeda agama, pendapat, keturunan atau yang lainnya. Mengartikan bahwa semua masyarakat memiliki kedudukan sama dalam hal dunia, yaitu dengan tidak membeda-bedakan pangkat ini ketua RT, itu ketua majelis, si A guru, si B pegawai, hal tersebut bukanlah menjadi persoalan. Dalam pekerjaan pula tidak membeda-bedakan ini petani, itu buruh, dia penjual bakso atau yang lainnya.
Menumbuhkan rasa cinta akan alam dan dapat dirasakan kebersihan serta keindahan lingkungan sekitar kita. Pekerjaan selesai dengan cepat, tak akan terasa berat seperti saat melakukan pekerjaan hanya sendirian. Dengan sukarela warga juga dapat mengurangi pengeluaran dan biaya dari desa maupun kas RT. Mengenal antar warga satu dengan yang lain sehingga dapat menjaga keamanan lingkungan, seperti saat ada pendatang baru maka warga akan cepat mengetahuinya.
Ketentraman dan kedamaian juga akan terbentuk melalui kegiatan ini ketika sesama warga saling peduli dan membantu. Mencegah suatu bencana juga merupakan manfaat dari kegiatan ini, meskipun hal kecil namun berarti besar. Menambah rasa bangga dapat merawat bumi yang kita tempati bertahun-tahun. Rasa syukur atas nikmat Allah Swt. dapat meningkatkan iman dan takwa. Tanpa terasa persaudaraan dan kebersamaan sesama warga semakin erat.
Kegiatan ini sangatlah penting untuk diterapkan guna untuk mengedukasikan anak-anak dalam manjaga alam. Hal ini merupakan pengamalan dasa dharma ke-2 yaitu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia karena dengan kerja bakti berarti suatu tindakan yang mencerminkan cinta alam serta lingkungan, tak hanya itu, juga menambah kasih sayang antar sesama yang terbentuk saat melakukan kebersihan sehingga kekerabatan semakin kuat.
.jpeg)
Terimakasih👍
BalasHapus